ISDL (Interaction System Design Language)

ISDL sudah dibangun untuk mendukung bentuk sistem yang disebarkan dengan memberikan konsep bentuk umum dan notasi untuk memperagakan struktur dan kelakuan sistem yang disebarkan. Macam sistem kepada ISDL yang mana sudah dipergunakan adalah proses perusahaan, lamaran dan protokol komunikasi yang disebarkan. Konsep yang mendasari ISDL sudah diambil oleh COSMO (COnceptual Service MOdelling) kerangka, untuk memperagakan kelakuan bergaul servis. Karenanya, ISDL juga dipakai sebagai bahasa untuk memperagakan kelakuan servis di kerangka COSMO.

http://isdl.ctit.utwente.nl/home.htm

VPN (virtual private network)

VPN adalah jaringan pribadi bukan untuk akses umum yang menggunakan medium non pribadi misalnya internet untuk menghubungkan antar remote-site secara aman. Perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site.

Menurut IETF, Internet Engineering Task Force, VPN is an emulation of [a]
private Wide Area Network(WAN) using shared or public IP facilities, such as the Internet or
private IP backbones.VPN merupakan suatu bentuk private internet yang melalui public network
(internet), dengan menekankan pada keamanan data dan akses global melalui internet.
Hubungan ini dibangun melalui suatu tunnel (terowongan) virtual antara 2 node.

VPN Express adalah layanan akses VPN dengan menggunakan koneksi via 3G atau CDMA baik starone dan fren. Product ini memberikan flexibilitas kepada pelanggan korporat atau SME yang sudah berlangganan IP VPN (IM2 Link) untuk dapat mengkases VPN secara aman dan ekonomis selama pelanggan masih berada di dalam area 3G indosat.

http://id.wikipedia.org/wiki/VPN
http://www.indosatm2.com/index.php/business-solution/im2-link/im2-vpn-via-3g

ISDN (Integrated Services Digital Network)

ISDN adalah Jaringan Digital Pelayanan Terpadu (JDPT) merupakan suatu sistem telekomunikasi dimana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu ruang lingkup pelayanan yang luas. Para pemakai ISDN diberikan keuntungan berupa fleksibilitas dan penghematan biaya, karena biaya untuk sistem yang terintegrasi ini akan jauh lebih murah apabila menggunakan sistem yang terpisah.

Komponen ISDN
Sistem ISDN terdiri dari 5 buah komponen terminal utama yang bertugas untuk menjalankan proses layanannya, yaitu terminal Equipment, terminal Adapter, Network Termination, Line Termination, dan Local Exchange.

Pelayanan ISDN
Ada beberapa fitur layanan utama yang ditawarkan oleh sistem ISDN, yaitu:
1. Bearer Service merupakan layanan awal dan dasar yang diperuntukkan bagi pengguna yang baru bergabung dengan jaringan ISDN. Pengguna baru akan mendapatkan layanan dasar ini begitu mendaftar sebagai pelanggan ISDN. Bearer Service menyediakan layanan transfer mode,transfer rate, dan transfer capability. Layanan ini menunjukkan dan menjelaskan karakteristik jaringan transmisi yang ditawarkan oleh operator penyedia jaringan antara terminal pengguna dan jaringan.
2. TeleService adalah layanan yang pada dasaranya telah diberikan dari awal oleh jaringan ISDN, namun untuk menggunakannya harus didukung dari peralatan/terminal pengguna. Jika pengguna masih menggunakan peralatan standar, maka layanan TeleService ini tidak dapat digunakan.
3. Supplementary Service adalah layanan tambahan yang disediakan oleh jaringan ISDN ke pengguna, namun dalam mengaksesnya, pengguna dibebankan biaya tambahan ketika mengaktifkan layanan ini. Supplementary Service digunakan bersama dengan layanan dasar jaringan ISDN.

Aplikasi yang didukung oleh ISDN
• Teledisket
• PC Workgroup
• Inter LAN
• HiQ Fax
• Video Conference
• Remote Security Control
• Bank Account Line
• Teledoctor
• Wide Voice
• Back Up Line

Broadcast-ISDN
Akses Broadcast-ISDN muncul akibat dari usaha Jerman melengkapi perumahan dan perkantoran. Ada dua cara untuk memperbesar kapasitas pengiriman data lewat ISDN.
1. SDH yaitu alat untuk beban 150 Mbps dengan pelayanan yang berbeda dari laju data yang bervariasi
2. ATM yaitu pengembangan penyambungan paket yang memakai ukuran paket yang sama yang diesebut dengan istilah sel
Pelayanan Broadcast ISDN hampir mirip dengan pelayanan ISDN, yaitu mempunyai:.
• Bearer Service yaitu pemberian kanal informasi melalui pita lebar tertentu
• TeleService yaitu pengembangan dari jenis layanan yang pertama, yang bertumpu pada kemampuan switch dan CPE. TeleService dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu Pelayanan Interaktif (mencakup Conversational, Message, dan Retrieval Service), dan Pelayanan Distributif (mencakup distribusi dengan kemampuan kontrol penerimaan dan tanpa kemampuan kontrol penerimaan)

ISDN di Indonesia
Aplikasi layanan ISDN di Indonesia disediakan oleh PT Telkom. ISDN merupakan hasil evolusi dari PSTN. Proses evolusi ini dilakukan dengan pelayanan berbasis PSTN, kemudian berubah ke pelayanan SMDS, sampai akhirnya pelayanan ISDN dan Broadcast-ISDN.

Sumber : Harian Suara Pembaharuan dan beberapa sumber lainnya.
http://www.elektroindonesia.com/elektro/no5a.html
http://id.wikipedia.org/wiki/ISDN

PSTN (Public Switched Telephone Network)

PSTN adalah jaringan telepon tetap yang menggunakan kabel sebagai perantara/media penghubung. PSTN secara umum diatur oleh standar teknis yang dibuat oleh ITU-T, dan menggunakan pengalamatan E.163/E.164 secara umum dikenal dengan nomor telepon. Jaringan PSTN sudah dikenal lama oleh masyarakat luas, masyarakat pada umumnya memanfaatkan jaringn PSTN untuk telpon rumah dan jaringan internet, karena biaya yang dikeluarkan cukup murah dibandingkan dengan jaringan lainnya. Kabel yang digunakan untuk jaringan PSTN biasanya menggunakan kabel tembaga, karena kabel tersebut sangat kuat, tidak mudah karatan, tahan terhadap perubahan cuaca dan bisa menghantarkan sinyal dengan kuat dan jelas.

Yang termasuk jaringan PSTN diantaranya:
1. MSS (Mobile Satelite System)
2. Jaringan WIMAX
3. DSLAM ( Digital Subscriber Line Access Multiplexer)
4. Istilah Telekomunikasi Softswich
5. IP PABX
6. Private Automatic Branch Exchang (PABX)
7. CDMA 2000 1x
8. Multi Service Access Node (MSAN)
9. PON ( Passive Optical Network)
10. Dasar CDMA 2000 1x EV-DO Rev A
11. Konsep Dasar Global System For Mobile Comunikation (GSM)
12. Electronic Number Mapping
13. Konsep Dasar CDMA 2000 1x
14. Konsep Softswich
15. Sistem CDMA 2000 1x
16. ANS. Local 1.60

http://id.wikipedia.org/wiki/PSTN
http://hari.narmadi.net/telekomunikasi/public-switched-telephone-network-pstn

Internet

Terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali dengan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk dapat komunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kompatibel dan berbeda. Kadang menggunakan mesin yang disebut GATEWAY sebagai penerjemah antar jaringan yang tidak kompatibel. Kumpulan jaringan yang terkoneksi disebut INTERNETWORK atau INTERNET. Bentuk INTERNET yang umum adalah kumpulan dari LAN yang dihubungkan oleh WAN.

Referensi : Modul Pengantar Teknologi Informasi Prodi Sistem Informasi UKDW, Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

TCP / IP


TCP/IP (Transmision Control Protocol/Internet Protocol)
adalah protokol yang digunakan di jaringan global karena memiliki sistem pengalamatan yang baik dan memiliki sistem pengecekan data. Saat ini terdapat dua versi TCP/IP yang berbeda dalam sistem penomoran, yaitu IPv4 (32 bit) dan IPv6 (128 bit), dan saat ini yang masih digunakan adalah IPv4. Untuk memepermudah penulisan, alamat IP biasanya ditulis dalam bentuk empat segmen bilangan desimal yang dipisahkan tanda titik dan setiap segmen mewakili delapan bit pada alamat IP. Setiap network adapter dapat memiliki lebih dari satu alamat IP namun sebuah alamat IP (IP address) tidak boleh dipakai oleh dua atau beberapa network adapter. Pengaturan alokasi alamat IP dilakukan oleh badan internasional bernama Internic. Saat ini lebih dari 85% alamat IP (IPv4) telah terpakai sehingga sebentar lagi sistem IPv4 akan digantikan oleh IPv6.

ISO – OSI

ISO (International Organization for Standardization)

OSI merupakan termasuk ke dalam struktur layer yang mengacu pada acuan standar international melalui ISO yang memiliki pengertian badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standar nasional setiap negara. Pada awalnya, singkatan dari nama lembaga tersebut adalah IOS, bukan ISO. Tetapi sekarang lebih sering memakai singkatan ISO, karena dalam bahasa Yunani isos berarti sama (equal). Penggunaan ini dapat dilihat pada kata isometrik atau isonomi.

Didirikan pada 23 Februari 1947, ISO menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. ISO, yang merupakan lembaga nirlaba internasional, pada awalnya dibentuk untuk membuat dan memperkenalkan standardisasi internasional untuk apa saja. Standar yang sudah kita kenal antara lain standar jenis film fotografi, ukuran kartu telepon, kartu ATM Bank, ukuran dan ketebalan kertas dan lainnya. Dalam menetapkan suatu standar tersebut mereka mengundang wakil anggotanya dari 130 negara untuk duduk dalam Komite Teknis (TC), Sub Komite (SC) dan Kelompok Kerja (WG).

OSI (Open System Interconnection)

adalah suatu dekripsi abstrak mengenai desain lapisan-lapisan komunikasi dan protokol jaringan komputer yang dikembangkan sebagai bagian dari inisiatif Open Systems Interconnection (OSI). Model ini disebut juga dengan model “Tujuh lapisan OSI” (OSI seven layer model) yang terdiri atas :

  1. Application
  2. Prensentation
  3. Session
  4. Transport
  5. Network
  6. Data Link
  7. Physical

Referensi : http://zulqarnain.web.id/

Sejarah Network

Jaringan komputer melahirkan konsep awal pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama.
Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan.

Referensi : http://stresslinuxs.in/sejarah-network/